Sejarah Desa Penusupan

Konon asal usul nama Desa Penusupan berasal dari sebuah cerita dimana dulunya ada sebuah pemukiman kecil yang hanya didiami oleh sepasang suami istri (tidak diketahui namanya), yang tingggal disebuah gubuk tua antara tumbuhan perdu yang penuh dengan tumbuhan glagah. Kehidupan yang serba kurang mendorong semangat sang suami untuk selalu mencari nafkah keluar masuk hutan, diantara tumbuhan glagah. Untuk memperlancar perjalanannya akhirnya sang kakek Tua membuat jalan setapak diantara tumbuhan glagah tersebut. Karena rimbunnya semak –semak diantara tumbuhan glagah tersebut membuat kakek harus slusap – slusup untuk memperbaiki atap gubuk tuanya ( Slusup ; bahasa jawa ). Karena sangat susahnya jalan tiap hari slusap slusup diantara tumbuhan glagah tersebut, sehingga menamainya desa ini dengan nama Desa Penusupan.

Desa Penusupan terletak kurang lebih 2 km sebelah barat daya kota Kecamatan Randudongkal, sebelumnya adalah sebuah Desa tertinggal, Hal ini disebabkan karena tingkat pendidikan masyarakatnya rendah, sehingga mempengaruhi SDM yang ada. Namun 10 tahun terakhir mulai merangkak menjadi desa yang cukup potensi, dengan sumberdaya alam yang ada dengan lahan pertanian seluas 144 Ha mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya, di dukung dengan sumber pengairan yang cukup serta sarana irigasi yang memadai dari hasil Bantuan Pemerintah lewat Proyek P3 DT, dan juga proyek PNPM tahun 2008, 2009, 2010.

Sarana transportasi berupa jalan desa 100% sudah dengan Aspal hal ini sangat membantu kelancaran transportasi dan komunikasi, khususnya mampu meningkatkan kegiatan ekonomi rakyat, demikian juga di bidang pendidikan mengalami peningkatan yang signifikan rata – rata 80% siswa Sekolah Dasar melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik SMP maupun SMA bahkan Perguruan Tinggi.

Desa Penusupan merupakan salah satu dari 18 Desa di wilayah Kecamatan Randudongkal, yang terletak 2 km ke arah barat dari kota Kecamatan. Desa Penusupan mempunyai luas wilayah 157 Hektar    dengan luas sawah 144 Hektar dan luas pemukiman 27.100 Hektar, dengan jumlah kepala keluarga 968 dan jumlah penduduk 3.764 jiwa di bagi dalam 12 Rt dan 1 Rw.

Sejak itulah Desa Penusupan Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang secara Formal dipimpin oleh :

NONAMAMASA JABATAN (TAHUN)
1Mbah JENDOL / DAYAT 1929 – 1937
2Mbah WASKAT 1937 – 1945
3Mbah UMAR 1945 – 1950
4Mbah WASRO 1950 – 1958
5Mbah PARNO 1958 – 1964
6Mbah CHOTES 1964 – 1966
7Bapak TOHIRUN 1966 – 1998
8Bapak Drs.WAKHIDUDIN 1998 – 2006
9Bapak FAOZAN 2006 – Sekarang

Sekdes Desa Penusupan

NO NAMA MASA JABATAN (TAHUN)
1Mbah PANUT 1929 – 1972
2Bapak USMAN AZIS 1972 – 2004
3Bapak MU’TAMAR PRIONO 2004 – 2015
4Ibu NUR HIKMAH 2015 – Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *